Akar Masalah Kemacetan (di Bandung)

“Siapa cepat, dia dapat” Mungkin ini moto yang masih dipegang teguh banyak orang, tapi diterapkan di waktu dan tempat yang salah.

Padepokan Budi Rahardjo

Banyak orang Bandung yang kesal karena kemacetan di kota Bandung sudah semakin parah. Bahkan Bandung menduduki tempat yang dianggap parah dalam hal lalu-lintas.

Banyak orang yang menyalahkan kemacetan ini kepada hal-hal teknis, tetapi saya ingin mengingatkan bahwa ada aspek lain yang lebih penting. Aspek manusia.

Masalah kemacetan di kota Bandung (dan mungkin di kota-kota lainnya juga) adalah ketidaksabaran, egois, dan ketidakpatuhan terhadap peraturan. Mari kita bahas.

Banyak orang yang tidak sabar ketika mengendarai kendaraan. Mereka menyangka bahwa orang lain tidak ingin cepat sampai. Apakah hanya mereka saja yang ingin cepat sampai? Sehingga mereka buru-buru. Tidak sabar. Ada celah sedikit saja disosor. Sabar sedikit kek kenapa?

Egois. Mau menang sendiri. Tidak mau berbagi. Kadang saya bingung. Ketika saya memberi jalan ke orang lain, maka orang yang di belakang saya marah-marah. Padahal dengan memberi jalan ini membuat jalan mengalir. Tidak macet deadlock. Sering juga yang diberi jalan bingung karena biasanya…

View original post 97 more words

Advertisements

Lulusan S1 Ilmu Komputer kalah sama D3?

Teman-teman.. sebagai salah satu calon alumni dan sarjana ilkom yang terlambat lulus.. (2007-2013) izinkan saya mengungkapkan pendapat saya..
inti dari tulisan OP itu sebenernya cuma ini:

Sarjana Komputer : PRAKTEK NOL BESAR.

Dan semua argumen dan nyinyiran seperti:

“Bukan rahasia lagi bahwa banyak sarjana komputer hanya tau teori. Bikin program aplikasi nol besar. Walaupun bisa bikin hanya mampu dioperasikan oleh diri sendiri, sering error, sulit dikembangkan.”

Itu sebenernya ga cuma buat sarjana komputer, tapi berlaku untuk seluruh manusia yang bermata pencaharian dengan mengetik di depan komputer untuk membangun barang yang harganya bisa miliaran rupiah tapi tidak bisa dipegang (Kecuali kalau setelah softwarenya ditaro di CD/USB FD keitung bisa dipegang ya).

Bikin program aplikasi nol besar dan hanya mampu dioperasikan oleh diri sendiri, sering error, sulit dikembangkan? Memang ada waktunya untuk itu, kawan. Kita ga dilahirkan bisa ngetik sepuluh jari semenjak ari-ari kita diputus sama dokter kandungan..

Continue reading “Lulusan S1 Ilmu Komputer kalah sama D3?”

Run your own script from Launcher (UBUNTU)

Ubuntu new brand logo

Look at that… pretty neat and unique isn’t it? πŸ™‚ the more beautifull ubuntu will be, the more I love it.

Okay, so this post is the last part wich that started from this post. And if you never create any bash script, you can start from here.

So I have my own script that check wether I connected to the internet or not by do the ping to google.com. If the connectivity still unavailable I would hear some sound until it finally connected and then I would hear some other sound. You can check the script and how to create it from my previous post.

I assume you have your script already in /home/myubuntu/cheko/chek.sh

now, go move your lazy cursor to your top panel bar. For you ubuntu noob or doesn’t understand wich top panel bar is.. here:

this is what I called top panel bar πŸ™‚

FYI, I called this TOP panel bar, because I prefer that thing is stay at the TOP of my desktop. Yes, you can move this thing to each edge of your desktop.

Next, right click on the panel bar , and the choose Add to panel… then you should see a new Gnome-panel window pop out. Now, choose the Custom Application Launcher.

You are ready to put some command that we usually use at terminal, as you can see :

change your launcher icon!

remember to try the command first in terminal,just in case that is something wrong with it. the “&” you find in the end of the command means the programs would run in background.

And if you do not want any scary blinking cursor with black & and white texts appear if you run the script, then you should switch the type form Application in terminal to Application.

Click close to confirm.

Voila!

voila!

There you go, your own script launcher. Click that icon and your script is running.

That’s all. πŸ™‚